Showing posts with label perjalanan hidup. Show all posts

EVERYDAY IS CHRISTMAS

Christmas is a commemoration or celebration of Jesus birth long time ago, it is a tremendous moment on earth and in heaven, and for me it is everything, because without it my life is meaningless. Before the first Christmas, according to Bible, the people who received forgiveness only Israel, to receive it they must make sin offerings or give kurban, and only Israel who are able to do that, it means that people but Israel would go to hell, because people are sinful, and the price of sinful is death and punishment. I am not included into Israel, I am Indonesian, and in the past we didn't know God, we are hopeless, and the sad thing is we din't even realize about our hopeless because we didn't know which is the wrong and the right. But God is love, He gave his only son, so that all nation could receive and realize His love, Jesus come to the world as the last sin offering God give by Himself, so that people's sin will be clean and forgiven. That is the first Christmas, it was the happiest day for people on earth, it was a remarkable day. Light has come.


There is no others thing more precious than forgiveness. Like a person who will be received death punishment from the court because he break the law, and suddenly it is cancelled and the man can be free.  It is the purpose of people life, to enter the heaven. And I already have guarantee for that. that is why I must be the happiest person on earth and with others who believe in Jesus too. But the fact is sometimes  I forget about the price that I have already won freely, sometimes I am too busy thinking the world's matters. Instead of feeling joyful, I too often feel worry about my life.

Christmas happened once, but the joy and the happiness is for forever, because God have loved us, and His love for forever. So let's make everyday as Christmas day. There are no reasons for me not to feel happy and joy.

JALAN JALAN KE DIENG PART-1

Halo, kali ini saya akan menceritakan kepada anda bagaimana pengalaman saya pergi ke dieng. Perjalanan ini sangat berkesan bagi saya, bukan hanya karena begitu indahnya dieng, melainkan karena hadirnya 3 orang geje yang menemani saya menghabiskan 2 hari 1 malam disana.
Perjalanan kami sungguh luar biasa, karena sungguh kami hampir mati membeku disana, tapi semuanya terbalas ketika kami melihat sang fajar datang dengan indahnya dari timur, dan melihat agungnya sebuah istana yang terbangun diatas awan,

Saya bersama teman KTB saya (Kelompok Tumbuh Bersama) yaitu Richard, Reynold dan Hilton sebenarnya sudah merencanakan jauh-jauh hari sebelumnya untuk pergi berlibur, awalnya saya ingin mengajak mereka untuk naik gunung bromo atau simeru, karena kemarin baru kebawa emosi setelah nonton film 5 cm, hahahahaha. Mereka pada setuju dan kami langsung cari-cari hari yang tepat untuk berpetualang, saya juga langsung googling info seputar tuh gunung, mulai dari transportasi sampai biaya yang harus disediakan. Nah setelah informasi ditemukan, kami sepakat untuk pergi, biaya ga jadi masalah, karena kami berempat sebenarnya dapat suntikan dana dari si akang Nathan, hahahaha. 

Tapi ya begitulah tradisi yang udah terbentuk di KTB kami, "semua hanya wacana", semua pada sibuk dengan urusannya masing2, ada yang sibuk banget ngurusin robot, ada yang sibuk PKM, ada yang sibuk dengan organisasi, dan ada yang sibuk nonton running man, hahahaha yang terakhir jelas itu kesibukan saya, saya emang suka banget running man, apalagi sama kisah cintanya monday couple, kok malah bahas running man, oke fokus.

Nah setelah kami sadar bahwa kami sudah melanggar komitmen yang udah kami buat untuk liburan dan berpetualang, rabu 5 februari kami berkumpul dan membicarakan hal tersebut sambil sharing-sharing masalah PH (Pasangan Hidup), soalnya topik ini topik yang ditunggu-tunggu, karena memang kami berempat masih jomblo semua pada saat itu, tapi sekarang 1 orang udah mendapatkan tulang rusuknya yang hilang, hahahaha. Nah kami sadar bahwa kami ga disiplin, untuk informasi saja bahwa bagi kelompok kami, kedisplinan adalah hal yang harus dimiliki dan kami berempat memang bersama-sama sedang mencoba untuk belajar setia terhadap perkataan dan janji, dan oleh sebab itu ntah karena alasan apa kami memutuskan besok harus pergi belibur, wahh tiba2 aja, belum ada persiapan, belum nyiapin baju, peralatan, belum juga sempat olahraga ringan, karena katanya kalau mau naik gunung harus persiapan fisik dulu, nah masalahnya perut lagi mengandung ini 3 bulan, kaki dan tangan juga masih kaku banget udah berbulan bulan ga pernah olahraga, hahahaha, bahaya banget men kalau naik gunung (pembelaan). Karena alasan tersebut, kami menurunkan level kesukaran petualangan kami, dari bromo dan simeru menjadi "dieng". Hahahahaha.

Oke that's not big problem, intinya sebenarnya kami bisa pergi bersama berpadu kasih, lahh, hahahaha, gak, intinya adalah dimana kami berempat bisa berlibur bersama ditempat yang berbeda dan juga bisa memuliakan Tuhan didalam liburan kami, keren ga? hahahaha, Oke Dieng ga masalah, semua pada setuju, dan besok jam 8 pagi kami semua janji untuk kumpul dikamarnya Richard. Oke aku pada hari itu tidur malam cepat, supaya besok pagi bisa ga ketiduran, packingnya besok aja juga sekalian.

Besoknya bangun, saat teduh dulu, hal ini wajib men, Tuhan harus jadi yang terutama, hahahaha, pencitraan. Setelah saat teduh, duduk ga jelas, dan muncul lah keraguan, "serius pagi ini kami pergi?, belum ada persiapan". Mulai ambil HP nanya ketiga anak geje, "Eh serius hari ini kita ke dieng?", ga ada balesan. sip oke, Ga masalah, segera packing baju, yang penting masukin mantel, setelah itu langsung pergi kekamar richard, wah seperti biasa, aku selalu jadi orang yg terakhir datang, dan kami berempat saling mempertanyakan "serius kita ke dieng?", "ada yang tau jalan?", dan diskusi pun berlangsung dengan alotnya, nah muncul juga ide baru untuk nginep dipantai aja, lupa idenya Richard atau Hilton, tapi keputusannya "KITA HARUS PERGI KE DIENG HARI INI, KITA LELAKI TANGGUH!" haahahaha. Kemudian langsung bagi-bagi tugas, ada yang googling jalan, ada yang minjem mantel, lahh kacau banget deh saat itu. Dan yang lucunya lagi, baru aja sampai di indomaret jakal, hujan turun dengan lebatnya, tapi karena kami lelaki yang tangguh dan setia pada janjinya, kami tetap pergi pake mantel, Jalan Jalan Men!!! Dengan 2 motor kami berempat pun pergi.



Nah karena hujan kami ga sempat beli snack di indomaret jakal, jadi diperbatasan jalan magelan dan semarang kami berhenti buat istirahat dan beli snack, karena salah satu teman saya yang bernama Hilton yang paling geje punya perut dengan ukuran diatas normal, jadi lapar aja kerjaannya, ya sudahlah, mari berhenti buat ngisi perut dan dinginin bokong yang lumayan panas. sekaligus beli bekal buat di dieng, soalnya takut mahal kalau beli disana, hahahaha. Ya lumayan istirahat 20 menit, dan bapak bendahara Reynold langsung mengkalkulasi pengeluaran kami di indomaret, biar uangnya cukup buat di dieng, hahahaha





Udah selesai istirahatnya? ayo berangkat lagi, ini masih 1/8 perjalalan. -_-

Hilton ngelihatin google maps terus, takut tersesat
Richard dan helm Full-face nya.
Kami pun meneruskan perjalan kami, sebelumnya Hilton ngecheck hpnya dulu, buka google maps untuk lihat jalan, soalnya kami berempat ga tahu jalan ke dieng, Hilton selalu bisa diandalkan untuk masalah  seperti ini, hahahahaha.

Nah kami pun melaju dengan cepat, tidak ada yang bisa menghentikan kami, kami dipenihi dengan gelora muda yang siap untuk menjelajahi bumi Indonesia, apaan ini.
Nah yang selalu jadi masalah kalau aku ngebonceng Richard atau dibonceng Richard adalah dia itu suka ngobrol dimotor tapi suaranya itu pelan banget, ditambah lagi si doi pakai helm full face, jadi suaranya ga kedengaran, padahal ngobrol sama Richard sebenarnya asik banget soalnya dia banyak baca buku. Jadi dijalan itu :
Richard : ben .........., jadi kamu............., gitu ben
Saya : ha? apa cad?
Richard : iya ben, kamu harus selalu...............
Saya : Apaan sih cad?
Ricahard : (masih nyambung aja) Kita harus selalu konsisten dan.......
Saya : (ga tahu lagi mau ngapain), oh iya iya, iya.

Kalau reynold dijalan paling adem gan, dia itu fokus banget kalau lagi bawa motor, disiplin banget deh, jadi panutan banget soal safety in riding. hahahaha

Dan kejadian paling lucu, hilton kehabisa baterainya, jadi ga bisa pakai google map lagi, dia nanya : "ben punya gps kan hpmu? bateraiku habis ini, kaco kaco, pakai hpmu dulu buka google maps". oh iya ton, aku ada Ndrive kok, pakai gps, ga usah pakai data.
Hilton : " Ha serius? bisa seperti itu? kenapa ga bilang dari tadi, biar pakai hpmu aja"
hahahahaha, dan akhirnya aku jadi navigator perjalanan kami, pusing juga sebenarnya lihat peta sambil jalan. Dan perjalanan pun berlanjut, sambil bercerita ga kerasa baru sampai 1/4 perjalanan!!!! baru seperempat mennn!!! kapan sampainya ini??




Disuatu persimpangan, langkah kami terhentikan oleh seorang polisi, kami distop. Pak polisi : "Selamat siang, Bisa lihat surat2nya mas? ", ya sebagai informasi aja buat kalian kalian, kalau kami berempat itu taat hukum bung, ga boleh bawa motor kalau surat2 ga lengkap, bahkan pakai helm itu adalah suatu kewajiban, walaupun cuma ke warung sebelah beli  permen, kami adalah lelaki yang taat akan hukum, jadi pilihlah kami. hahahaha.
Ya karena kami ga bersalah, kami santai aja, dan setelah surat2 dicek, kami diperbolehkan melanjutkan perjalanan, dan langsung aja sekalian kami nanya ke pak polisi arah mau ke dieng, biar lebih pasti kan. dan setelah mendapatkan arahan dari pak polisi, kami melanjutkan perjalanan. GO GO GO!


--------BERSAMBUNG-----------------

TO BE A REAL ENGINEER




Apa yang dilakukan seorang engineer? Mereka melakukan segala hal agar sesuatu dapat bekerja lebih efisien, agar biaya untuk membuat sesuatu bisa lebih murah, engineer melakukan proses optimalisasi. Saya sebagai seorang teknik elektro khususnya seorang power system engineer (Sistem Tenaga Listrik) mempelajari banyak sekali hal mengenai sistem tenaga listrik, mulai dari sistem pembangkitan, sistem transmisi, sistem distribusi, beban dan bahkan bisnis kelistrikan, semuanya saya pelajari agar saya dapat memodelkan dan mengoperasikan sistem tenaga listrik ke level dimana biaya operasi dan biaya investasi dapat berada di titik minimumnya dan sekaligus memperhatikan kehandalan dan kualitas listrik yang dihasilkan berada di titik tertinggi atau berada dibatas standar, atau berada di titik trade off dikedua variabel tersebut. Wah teman hal itu tidaklah mudah, banyak sekali hal yang harus anda pelajari.

Nah lantas saya berfikir, saya sudah dibentuk diperkuliahan untuk berfikir dan mengusakahan segala sesuatunya bekerja didaerah optimalnya, mengapa saya tidak melakukan hal tersebut kepada diri saya, karena jujur, sampai saat ini di semester 7, saya masih "hidup" dengan tidak efektif dan efisien, saya hidup dengan tidak bijak, salah satu contohnya adalah, rata-rata didalam satu hari saya menghabiskan lebih dari 1 jam waktu saya untuk mengurusi kehidupan saya didunia yang tak jelas (sebut saja kehidupan media sosial), saya masih terlambat datang ke kampus, dan lain-lain. Oleh karena itu I WANT TO IMPROVE MY QUALITY!! I WANT TO LIVE WISELY!! I WANT TO BREAK THIS HABBIT!! I WANT TO.......

Permasalahan terbesar untuk berubah adalah anda bertahan hanya dalam 1-2 hari, setelah itu anda akan dengan mudah melupakan komitmen yang telah anda buat, saya selalu melakukan hal itu, membuat resolusi baru, kemudian resolusi tersebut akan menguap besoknya. Saya pernah merasa putus asa, tapi untungnya Tuhan boleh merangkul saya kembali, Untuk itu yang saya akan lakukan di resolusi saya yang baru ini adalah;

  • Tuliskan apa resolusimu, jelaskan kenapa kau ingin melakukannya, apa yang akan kau raih ketika kau hidup disiplin dengan melihat resolusi yang telah kau buat, bayangkan betapa luar biasanya ketika kau bisa melakukan resolusi itu
  • Yang kedua yang saya lakukan adalah mendoakan resolusi ini setiap hari, pagi dan malam, karena kita tahu, bahwa si iblis dengan tekunnya akan mencobai kita dan menyerang kita disaat kita lelah, C'mon man, dia udah hidup ribuan tahun, dia udah tahu kelemahan manusia, makanya kita harus berteku dalam berdoa
  • Sampaikan resolusi ini ke orang terdekatmu, biar dia bisa mengingatkanmu ketika kau sudah berada di track yang salah dari resolusimu. Beruntung banget bagi kalian2 yang udah punya pacar, kalau saya belum dapet gan, hahahah. Tapi saya memiliki banyak orang yang saya percaya dapat membantu saya mengingatkan saya akan resolusi saya
  • Yang terakhir saya lakukan adalah setiap hari melakukan evaluasi dan menuliskannya kedalam blog ini.
Ya mudah-mudahn resolusi saya yang baru ini "TO BE A REAL ENGINEER" dapat terwujud, dan mohon doanya.

IN GOD I TRUST, NOTHING IS IMPOSSIBLE, YES I CAN! 

Saya berhenti menggunakan media sosial.


Berdasarkan penelitan yang dilakukan oleh kandidat Doktor Aryn Karpinski dari universitas Ohio, mahasiswa yang secara aktif menggunakan media sosial memiliki IP (Indeks Prestasi) yang lebih kecil daripada mahasiswa yang tidak memiliki akun media sosial. Dan menariknya lagi, hampir 79% dari mereka yang menggunakan media sosial facebook, tidak percaya adanya korelasi negatif antara penggunaan facebook dan indeks prestasi mereka. Sumber : Time

Hari ini 10 oktober 2014, saya memutuskan untuk mencoba berhenti menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, saya juga memutuskan untuk tidak membuka youtube ketika tidak penting. Hal tersebut saya lakukan karena saya merasa bahwa ketika kita tidak bisa mengontrol diri, menggunakan media sosial adalah hal yang paling bodoh dan sia-sia, saya tidak mengatakan bahwa menggunakan media sosial tidak berguna, namun ketika kita tidak dapat lagi mengatur diri kita untuk menggunakan itu semua, maka bukan saja tidak berguna, semua itu merupakan sebuah kerugian bagi kita.

Saya ingin membuat sebuah gerakan "Smart Generation" di Indonesia yang bertujuan untuk menyadarkan generasi mudah untuk segera beralih dari fokus penggunaan media sosial menuju pencapaian prestasi akademis maupun peningkatan kualitas hubungan sosial.

*saya lanjutkan nanti.



Visi yang menjadi kabur



Malam ini, tepat sehari sebelum makrab KKN SLM-20, hatiku diketuk, kini lebih keras dari sebelumnya. Ya, kuakui sudah hampir 2 bulan fokus ku teralihkan sejak KKN juli 2014 yang lalu, hatiku pada masa itu dipenuhi dengan suka dan tawa, hidup bersama teman-teman yang luar biasa, bahkan ada cinta yang kurasakan disana. Namun yang menjadi permasalahannya adalah fokus hatiku teralihkan, Tuhan telah menjadi prioritas yang ntah keberapa, yang pasti bunga cinta memenuhi hatiku pada saat itu lebih dari 80%. Kuakui aku telah menyimpang dan telah berdosa, saat teduhku memang berjalan setiap harinya, namun tidak semesra dahulu, konsentrasiku ketika melaksanakan saat teduh saat itu terbagi, antara Tuhan dan dia orang yang kukagumi setengah mati.
namun ditulisan ini, aku tidak mau menceritakan hal itu lebih jauh, mungkin nanti.

Sampai pada malam ini 13 september 2014, tepat pukul 00:00, wah aku teringat baru saja kalau hari ini adalah ulang tahunku, apakah ini kebetulan atau tidak?, Tuhan mengetuk pintu hatiku lebih keras, sepertinya Dia ingin bercerita, berbagi dan bersekutu dengan aku. Ya, karena mungkin sejak dua bulan yang lalu aku menjadikanNya yang kedua. Saat ini, tepat ketika aku menuliskan artikel ini, air mataku keluar, aku menyadari begitu Dia mengasihi aku. aku menghiraukan-Nya begitu lama.

Tapi aku cuma mau menceritakan bahwa aku melupakan visi hidupku, visi yang tak hanya telah kuikrarkan namun juga kutuliskan disecarik kertas. Ketika aku melihat dan membaca kertas itu, aku tersadar bahwa sekarang aku berada di track yang salah, aku menyadari bahwa aku telah mengambil tikungan yang salah, kubaca lagi visi hidupku itu, dan kemudian aku menyesal, sungguh menyesal, dan aku sadar bahwa aku berdosa.

aku pernah menuliskan
LIFE IS CHRIST, DEATH IS PROFIT
Ya, itu adalah ayat favorit ku, namun aku telah melupakannya, tetapi sekarang aku telah disadarkan oleh Tuhan, tepat dihari ulangtahunku yang ke 21, terimakasih Bapa.

AKU MENGAKUI MEMANG 2 BULAN INI HATIKU TELAH TERBAGI, DAN MENEMPATKAN TUHAN SEBAGAI YANG KEDUA, NAMUN SEKARANG AKU TELAH SADAR DAN INGIN KEMBALI MEMBERIKAN SEPENUH HATIKU KEPADANYA

Amin.