Showing posts with label elektronika. Show all posts

Saturasi dan CutOff pada transistor

kita akan membahas apa yang dimaksud dengan Cutoff dan Saturasi pada resistor, perhatikan gambar dibawah ini.


pada gambar diatas dipasang sebuah resistor di Emitter dan Colector yaitu RE dan RC, dan seperti yang kita lihat bahwa transistor tersebut disupply tegangan VCC dan RC disambungkan ke Ground.

Gambar disamping menunjukkan kepada kita ada tegangan antara titik Emitter dan Colector yang dinamakan Vce serta ada arus yang mengalir yaitu IC


















SATURASI
Saturasi terjadi saat tegangan VCE = 0, artinya tidak ada jatuh tegangan yang terjadi di VCE, atau dengan kata lain kita dapat mengatakan IC mendapatkan hasil maksimumnya.
untukrangkaian seperti disamping kita dapat menemukan IC yaitu IC=VCC/(RC+RE)













CUTOFF
CuttOff terjadi saat tidak ada arus IC yang mengalir atau seluruh tengangan VCC jatuh di VCE.















Apa gunanya mengetahui hal ini??
yaitu untuk menentukan titik kerja, hal tersebut akan kita pelajari di postingan berikutnya.
gambar dibawah menunjukkan titik saturasi dan Cutoff pada transistor




Kelebihan dan kekurangan Penguat (Amplifier) kelas A

Penguat kelas A biasanya hanya digunakan pada Small Signal Analysis, karena jika digunakan untuk memperkuat input (isyarat) dalam skala besar akan menimbulkan kerugian besar karena Amplifier kelas A hanya memiliki efisiensi sebesar 25%.

Oke langsung saja, dibawah ini merupakan kelebihan dan kekurangan dari Amplifier kelas A.

Kelebihan

  1. Dapat menghasilkan Output 360 derajat, bentuk sinyal output sama dengan sinyal input.
  2. memilki distorsi yang sangat kecil atau bahkan tidak ada
  3. Rangkaian sangat sederhana, menggunakan sebuah Transistor BJT
Kekurangan
  1. Efisiensi hanya 25%, hal tersebut dikarenakan Transistor selalu ON sehingga menimbulkan panas.
  2. titik kerja harus diatur karena jika salah menentukan titik kerja, akan terjadi kemungkinan tidak dapat dicapai otput max (salah satu puncak gelombang akan terpotong)

Inverting Amplifier (penguat terbalik)


Inverting Amplifier adalah penguat pembalik artinya output yang dihasilkan berbeda fase 1800 dari input, jika tegangan input bernilai negative maka outputnya akan positif dan sebaliknya. Inverting amplifier saat ini sangat banyak digunakan. Inverting Amplifier membutuhkan 2 buah resistor seperti yang terlihat digambar dibawah ini

Output yang dihasilkan dari Inverting Amplifier adalah   

Darimana asal persamaan diatas??

mari kita lakukan Analisa dengan menggunakan Virtual Ground.


Gambar diatas merupakan rangkaian equivalent inverting Amplifier, yang didalam kotak merah tersebut adalah OpAmpnya, kita mengetahui bahwa idealnya Ro=0 dan Ri= tak hingga, sehingga dapat dirangkai ulang seperti gambar dibawah ini.





Kita menggunakan Virtual Ground, titik ditengah memiliki tegangan=0
sehingga kita dapat menggunakan persamaan



Atau dengan cara mudahnya saja, hanya menggunakan konsep logika seperti yang diajarkan Dosen Elektronika Dasar saya pak Eka



Arus I1 sama dengan I2, hal tersebut karena tidak ada arus yang dapat memasuki OpAmp karena memiliki Input Impedance yang sangat tinggi (ideal tak hingga). Kita mengetahui bahwa V(+) = 0 karena V(+) terhubung dengan Ground, dan kita tahu bahwa V(+) = V(-).




Operational Amplifier (OpAmp)


OpAmp (Operasional Amplifier) adalah sebuah penguat beda yang memiliki gain yang sangat tinggi, opamp  memiliki input Impedans tinggi(mega ohm) dan output impedans rendah (<120 ohm). Opamp dapat digunakan untuk berbagai keperluan karena Opamp dapat dikonfigurasikan untuk melakukan berbagai Operasi matematika. Sekarang ini Opamp dikemas kedalam sebuah IC (Integrated Circuit)
OpAmp yang dikemas dalam sebuah IC
IC 741


Model OpAmp
Dibawah ini merupakan Model ideal dari sebuah OpAmp, Ri adalah impedance Input dan Ro adalah Impedance output





dari gambar diatas kita dapat melihat Av(Ad), AV merupakan gain Open Loop dari sebuah Amplifier, artinya amplifier akan menguatkan tegangan beda yang dimasukkan sebesar Ad.

Dari gambar diatas kita dapat melihat Vd (tegangan beda), itu adalah tegangan beda antara input1 dengan input2. Misalnya Input1 kita beri tegangan 10V dan input2 6V maka tegangan bedanya adalah Vd=10-6 = 4V. kemudian tegangan tersebut dibesarkan sebelum disalurkan ke output, adapun gainnya adalah Av, misalkan Av bernilai 70 sehingga output bernilai 4 x 70 = 280 V.
sebenarnya output tidak tepat 280v hal tersebut karena pengaruh penguatan Common Voltage dan besar kecilnya dipengaruhi CMRR (ingat kuliah Instrumentasi Elektronis), kita akan membahasnya nanti.

Untuk Amplifier yang telah dirangkai dengan untai eksternal seperti pada inverting amplifier, gain yang digunakan tidak lagi Open loop gain, tetapi Close Loop gain, yang besarnya tergantung dari jenis rangkain.


Gambar diatas merupakan rangkaian equivalent dari Opamp tersebut, sebelumnya kita sudah mengetahui bahwasanya Opamp memiliki input impedance yang tinggi dan output impedance yang rendah, idealnya input impedance bernilai tidak terhingga sehingga dapat dilakukan Open circuit sedangkan Output impedance idealnya bernilai 0 sehingga dapat dilakukan Short Circuit, hal tersebut dapat kita lihat pada gambar b diatas.

Macam-macam aplikasi OpAmp
  1.  Inverting Amplifier (penguat terbalik)
  2. Non-Inverting Amplifier (penguat tak terbalik)
  3. Summing Amplifier (penguat jumlah)
  4. Differential Amplifier
  5. Integrator
  6. Differentiator
  7. Current-Voltage converter
  8. Voltage-Current Converter
  9. Dll



Harga Resistor dan capacitor

daripada geje malam-malam gak tau mau ngapain mending ngepost di BQ, haha.
karena berketepatan nemu bon pembelian komponen di laci meja belajar, saya akan tulis harga resistor dan capacitor.

Mungkin harga berikut berbeda-beda disetiap toko, tapi umumnya berada dikisaran itu.

RESISTOR
1/4 Watt = Rp.25 - Rp.30
1/2 Watt = Rp.40 - Rp.45
1 Watt = Rp.45-Rp.150
2 Watt = Rp.200-Rp500

CAPACITOR
-ELCO
4.7 uF/25V = 150
10 uF/25V  = 200
22 uF/25V  = 200
33 uF/25V  = 300
22 uF/35V  = 350

-CERAMIC
100 pF = 125
100 nF = 200

sekali lagi, harga komponen elektronika seperti itu biasanya berbeda-beda untuk tiap tiap toko. tapi harga diatas bisa anda jadikan referensi sebelum membeli.
haha